Waktu Sarah Sechan muncul sebagai VJ MTV Asia di akhir 90an menyusul suksesnya jadi pembawa acara di Hard Rock FM, dia sempat menyisakan impresi yang melekat kuat di pikiran orang. Yang dilihat orang waktu itu adalah cewek cantik ngocol yang lebih dari sekedar fun, lebih pintar dari sekedar cerdik, memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik, dan rasanya sih seratus persen Indonesia. Di kanal teve asing pula.
Sejak masa itu sudah lewat sekitar lima tahunan. Cewek 32 tahun itu kini sudah berkeluarga, dan sesekali nongol sebagai presenter program-program rutin teve lokal, atau sebagai pembawa acara yang umumnya bertemakan anugerah film Indonesia. Media entertainment dalam negri pun mulai bertanya-tanya, kenapa Sarah jadi lebih sering memanggil orang lain naik ke panggung daripada sebaliknya?
Ada beberapa alasan mengapa film-film lokal belum pernah dibintangi Sarah, padahal dirinya sudah pernah berperan untuk sinetron televisi. Salah satunya jadwal yang bentrok dengan pekerjaan beberapa tahun lalu sebagai Wakil Pemred CosmoGIRL! Indonesia.
Tapi kalau ada orang-orang yang masih penasaran sama Sarah Sechan, mereka tidak sendirian. Para penggarap drama musikal Miss Kadaluwarsa [MK] produksi EKI Dance Company juga merasa penasaran dengan cewek yang satu ini.
Penggarapan naskah MK sudah dimulai hampir setahun lalu, dan sejak saat itu pula sudah mulai dibayangkan kira-kira siapa yang akan merealisasi isi naskah. Pada awalnya nama Sarah Sechan muncul lebih karena rasa penasaran tim penulis naskah dan tim casting MK. Setelah beberapa kali bertemu, sepertinya kepenasaranan itu berubah menjadi keyakinan dan Sarah pun terpilih.
Sarah mengaku kalau dia menyukai dunia teater maupun peran yang diberikan. Tetapi, mengingat ini kali pertama dia naik panggung teater, Sarah tidak mau takabur membayangkan masa depannya di dunia ini.